Follow Me

Selasa, 10 Maret 2015

Re-post POPULAR 1


Title : POPULAR
Author: @faziranurlian

Re-POST POPULAR 1
PLEASE NO COPAS YA!! THANKS MAAF ENTRINYA YG KEMARIN GA JELAS JADI AKU POST ULANG. Terimakasih



Genre: random.
Cast
- Madison Elle Beer as Alexa Ramona Russo
- Justin Drew Bieber as himself
- Hailey Rhode Baldwin as herself
- Selena Marie Gomez as herself
- Kendall Nicole Jenner as herself
etc.

Alexa Ramone Russo
"Alexa! kau harus sekolah sayang"
Aku yakin kata-kata itu adalah kata-kata paling menyebalkan
ketika pagi buta. Opaku berteriak seperti itu dari luar namun bisa
kutebak 3 pelayanku sudah berada dipinggir kasurku sekarang. Kau
pikir ini berlebihan? ya! aku sangat setuju denganmu. Opaku selalu
overprotectiv denganku, dia ingin aku bebas dari segala kejahatan.
haha sungguh konyol.
"Ayo nona kau harus bangun pagi hari ini. Lembar lirik-lirik lagu
yang semalam kau buat sudah kami masukan kedalam tasmu" ucap
salah satu pelayan seraya membangunkanku.
"ya ya yaaaaa kau semua turun! Aku bisa sendiri" seruku dengan
nada naik di akhir kalimat.
Segera aku membersihkan diriku dengan air hangat yang sudah
disiapkan oleh pelayan-pelayan tadi. Setidaknya mereka tidak
bodoh karena hari ini sepertinya angin pagi yang dingin akan
menghantam kulitku jadi aku membutuhkan air hangat. Seragam
sekolah dengan sepatu kets, dan rambut yang aku biarkan terurai,
aku siap!.
"makanannnn selalu membuatku bahagia!" seruku seraya meminum
susu putih hangat. Hanya ada aku dan Opa di meja makan yang
sangat besar ini.
"pelan-pelan sayang. Oya ada kabar gembira untukmu"
"kabar apaa opa?" tanyaku yang masih mengunyah roti berselai
coklat ini.
"Ayahmu dan Ibu tiri mu akan mengijinkan anaknya untuk tinggal
disini, bersama kita" jawab Opa yang membuatku tersedak
"Ahhh... Aku berangkat dulu opa! bye" kataku mengambil tas
ranselku lalu mengambil 1 roti untuk bekal diperjalanan, Aku
diantar oleh supir pribadi pagi ini. Jangan kaget, aku memang suka
dengan makan.
Aku tahu Opa hanya menggelengkan kepalanya dan sesekali menyebut
nama depanku, mungkin dia lelah dengan sikapku yang dingin ini.
Honestly, Aku sungguh muak mendengar bahwa anak Ayah dan
Victoria akan tinggal satu atap bersamaku. Apalagi dia kan model
besar bagaimana kalau rumahku dikelilingi fans-fans anehnya.
HUHHHH sungguh menyebalkan!
Aku memijakkan kakiku di depan Musical School Beverly Hills. Aku
berjalan menyusuri koridor dan aku lupa dimana kelasku. Bodoh! ya
bodoh aku sudah 2minggu disini namun aku tidak tahu jelas dimana
kelasku. Aku terus mencari jalan di tengah tengan gedung yang
sangat besar ini.
"Bisakah kau berjalan cepat nona" seorang perempuan latin
menepuk bahuku pelan.
"tidak"
"Aku tahu kelasmu" sahutnya cepat
"Antar aku" jawabku sembari memegangpergelangan tanganya.
Tanpa babibu dia mendahuluiku dulu dan menunjukan dimana
kelasku berada dan yap aku menemukanya, oh bukan aku tapi
perempuan yang tingginya sama sepertiku dan berwajah menarik.
"terima kasih. namamu siapa?" tanyaku -masih dengan nada
dingin-
"Selena, Selena Marie Gomez" jawabnya tersenyum sedikit, hanya
sedikit. "Aku tahu namamu Alexa Russo" imbuhnya sembari memasuki
kelas.
"Jadi, kau satu kelas denganku?"
"tentu. Kau nya saja yang terlalu sibuk dengan dirimu sendiri
tanpa memperhatikan sekitar" jawab Selena tanpa memandangku.
"Ok" jawabku singat duduk dibangku paling belakang.
"Boleh aku duduk disini?" tanya selena bingung.
"boleh" jawabku cepat.
Kesimpulanya Selena itu adalah gadis yang sama sepertiku. Dingin
dan cuek tapi sungguh dari kemarin aku benar-benar tidak
mengenalinya kalau dia itu satu kelas denganku. Alexa... Alexa...
Beberapa menit aku dan Selena sibuk dengan iPhone milik masing
masing. Kini Guru ter-killer telah memonyongkan bibirnya. hahaha
maksudku dia mulau menjelaskan beberapa informasi.
"Morning Mrs. hehe maaf saya telat" seorang pria blonde memasuki
ruangan kelasku dengan santainya. Cukup menawat lol
"Masuk! Lain kali kau tidak boleh telat lagi Mr. Bieber! Kau kan
tahu kalau semester kemarin kau tidak naik kelas karena jarang
berangkat. jadi, kalau kau masih sekolah disini! Belajar bersikap
disiplin" ujar Mrs.Lucy -guru musik- dengan nada tinggi setinggi
langit ketujuh. hampir saja telingaku akan pecah jika saja aku
tidak menutupnya.
Bieber memilih untuk duduk di belakang pojok dengan segala
kesantaian diwajahnya. dan aku tidak peduli itu.
"Oke.. Sekarang saya minta Mrs.Russo untuk maju kedepan dan
menyanyikan lagu buatanya"
"hei dia memanggilmu bodoh!" Selena menyenggolku cepat. Mulutku
hanya membentuk huruf O
"Tapi Mrs, Aku tidak bisa bernyanyi" jawabku jujur. Aku bisa
bernyanyi, dan aku yakin anak kecilpun bisa bernyanyi namun aku
tahu suaraku ini sangat jelek dan tak pernah latihan vokal.
"Saya bilang sekarang!" bentak Mrs. Lucy memelototkan matanya.
Dasarrrrrrrr-_-. Aku membawa lirik lagu yang sudah kubuat dan
berjalan dengan ragu kearah depan.
"hati-hati guys!" ucap bieber tiba-tiba
"Ada apa Justin?" tanya Mrs.Lucy bingung. O jadi nama
panggilanya Justin, umm Justin Bieber.
"hati hati Mrs. nanti telinga anda lepas dan bahkan meledak
mendengar suaranya hahahahahahahaha......" tawanya terbahak
bahak yang membuat emosiku naik. Aku melihat raut wajah Mrs.
Lucy yang memerah karena menahan tawanya. Sial!!! Awas saja
kalau suara Justin tidak bagus, aku akan menonjoknya sepuluh
kali!
Aku hanya diam dan menatap tajam ke Justin yang sepertinya
mengalihkan pandangan dariku.
"Ayo silahkan" Mrs. Lucy mengingatkanku bahwa aku harus
menyanyi sekarang.



" Do you feel like you just can't take no more
Broken heart, all your pieces on the floor
Like you're running out of breath Tryna find yourself,
before you blow away in the night
Every word you ever said
Every way you ever felt I know it's hard but baby tonight
We're gonna run through fire
Like we've never been burned
We're gonna laugh out loud
Like we've never been hurt
We're gonna shout it out to the edge of the world,
We're unbreakable
You're unbreakable
We're gonna scream on rooftops
Dance in the rainWe'll open up our hearts
yeah, forget the pain
And they can call us crazy
Freakin' untamed
We're unbreakable
We're unbreakable
You're unbreakable "



"Amazinggggg...... Tapuk tangannnyaaa guys!" seru selena yang
berhasil membuatku terkekeh. Teman satu kelaspun menuruti
permintaan selena yang konyol itu. Aku menatap Justin yang juga
sedang menatapku. Aku menjulurkan lidahku dan menunjukan my
middle finger for him. And he is like memelototkan matanyaaa dan
sepertinya ingin sekali menonjokku. hahahahaha puas aku.
"Good Alexa. I like the lyrics and you're voice would be amazing
kalau kamu sering masuk di kelas vokal. I'm so proud of you"
Mrs.Lucy berhasil membuatku tersenyum lebar. especialy untuk
Justin itu aku akan membuktikan kepadanya saja. Aku kembali
duduk ke bangkuku.
"Okay.. So, i need Justin Bieber untuk maju kedepan besok dan
bernyanyi. kau siap Justin?"
"Ok Mrs. Sudah pasti suaraku akan mengalahkan suara si Alexa
itu!" serunya dengan kepercayaan diri yang tinggi dan menatap
sinis kearahku. and i do not care bieber.
Aku menuju ke cafetaria sendiri. ya karena Selena memilih untuk
mendengarkan lagu-lagu Iggy Azalea dikelas. So, aku berjalan
sendiri menuju cafetaria. Aku memesan 2 burger dan 1 kentang
goreng dan 1 jus strowberry.
Aku memilih duduk di dekat taman dan mulai menuruti kemauan
perut rampingku ini. Aku membuka iPhone ku dan membuka social
media Musical School California- sosial media yang berisi status-
status murid MSC - dan disitu juga terdapat trending topic top 5
dan sungguh tidak percaya! Aku menempati urutan kesatu- itu
artinya karyaku disukai orang/ bahkan banyak yang
membicarakanku di MSC social media. Tapi, aku tidak epduli dan
mengabaikan banyak pesan yang masuk diakunku. Aku kembali
menaruh iPhoneku didalam saku dan memakan 1 kentang yang
tersisa.
"Ups I'm Sorry Alexa" ucap seorang gadis yang menumpahkan jus
jeruknya tepat di bajuku. Aku menatapnya tajam , dan ternyata
gadis ini bergandengan dengan pria blonde siala itu! Siapa lagi
kalau bukan Justin.
"Haiii guys! lihat model yang paling terkenal di MSC sekarang
rambutnya terlihat seperti permen karet. owwwww kasian sekali
diaaaa... Ayo kalian foto! ini bisa jadi berita ter hot di MSC
social media. hahahaha" Teriakku yang mampu membuat murid-
murid mengambil moment brilian ini. hahaha rasakan, aku
menumpahkan 1 gelas jus strowberryku yang masih penuh tepat
dirambut model sekaligus pemain biola terkenal disekolahku ini, Dia
Kendall Nicole Jenner.
"Ahhhhh baby!!!! Bagaimana ini" bisik Kendall kepada Justin.
hahaha aku tidak bisa berhenti tertawa melihat pasangan aneh itu
sekarang dikerubungi murid-murid.
Aku heran mengapa model secantik Kendall mau berpacaran dengan
pria tidak naik kelas seperti Justin. ya aku tahu Justin is perfect
haha tapikan derajatnya juga rendah bangetttt. Itu setauku,
karena aku baru 2 minggu disini jadi jangan salahkan aku jika aku
berprasangka buruk terhadap pria blonde itu.
"Sel kau disini!"
"tentu saja! murid mana yang tidak mau melihat adegan keren
seperti ini hahahhaa rasain tuh kendall" seru Selena masih saja
memfoto wajah kendal yang sudah seperti bayi poop dicelana
hahahahahah.
"eh kau!!! berani beraninya kau mempermalukan kekasihku didepan
banyak orang!!!" bentak Justin mendorong bahuku.
"Dia yang memulai duluan! Aku rasa kau tidak terlalu bodoh dalam
menentukan siapa yang memulai duluan tadi" jawabku santai
memajukan badanku.
"Awas saja kau!!!!! Aku sangat membencimu" kata Justin tepat
dihadapanku
" DAN AKU LEBIH MEMBENCIMU JUSTIN"
to be continued...


Re-post POPULAR 2


RE-POST
POPULAR 2

MAAF YA TADI PAGI ENTRI POSTINGANNYA GAJELAS JADI AKU POST ULANG. THANKS ;-)
follow twitter @faziranurlian


 DAN AKU LEBIH MEMBENCIMU JUSTIN"
*
            Setelah kejadian di cafetaria beberapa jam yang lalu.
Kini, aku membuka akunku dan melihat banyak foto Justin dan
kendall dengan wajah buruk dan tidak dapat di tahan lagi tentu
saja aku tertawa terbahak-bahak. Bukan hanya itu, beberapa
murid MSC ada pula yang membnciku akan kelakuanku tadi. aku
tidak peduli akan itu.
"Alexa!" teriak Opa yang sudah keluar dari mobil putih bersih
mewah miliknya. tak lupa bodyguardnya stay di belakang. Ugh aku
membenci ini.
"What's going on?" bisikku menghampiri Opa.
"Kita akan menjemput dia sekarang"
"maksut opa, kita akan menjemput anak ayah dan ibu sekarang? di
los angeles?!" kataku tidak percaya.
"ya sayang" jawab opa santai lalu ia mendahuluiku masuk kedalam
mobil lamborgini putih.
"opa but......." kataku terpotong karena sebuah mobil yang berisi 2
manusia aneh;Justin dan Kendall tersenyum sinis kearahku dan
menunjukan kemesraanya. HELL! who are you bieber?! Aku segera
memasuki mobil dan melipat kedua tanganku didada.
"Don't be sad like that Alexa! you're a strong girl babe... ini ada
makanan untukmu" Opa mencoba menghiburku dan memberiku
bungkusan.
"oh yeah! lasagna! thank you opa! i love you with all my heart"
sahutku ceria seraya membuka bungkusan lasagna yang masih
hangat.
Perjalanan masih lumayan jauh. Hujan rintik rintik memenuhi
penglihatanku melalui jendela mobil ini sekarang. Udara dingin
berhembus melalui celah celah kaca mobil. Aku memikirkan akan
sesuatu, sesuatu tentang anak ayah dan victoria. Aku bahkan sama
sekali belum pernah bertemu denganya. ya aku tahu wanita yang
bernama belakang baldwin itu seorang model terkenal di California,
tapi aku tidak tahu wajahnya sedikit pun. Aku hanya tau ibunya,
victoria secret. dan aku rasa anak ayah dan victoria akan sangat
cantik sekali -aku hanya menebak-
"pakai mantel ini nona"
Tak terasa aku sudah turun dari mobil mewah milik opa dan
berjalan menuju rumah mewah -tapi tidak semewah rumahku di
Beverly hills- aku berjalan dengan tangan yang ku gosokkan. Udara
saat ini terasa sangat dingin. Tanpa kusadari 1 pelayanku sudah
berada di sampingku memberiku mantel. tanpa aku menjawab aku
bergegas memakai mantel tersebut dan berjalan membuntuti opa. eh
darimana pelayanku datang? aku menoleh ke belakang dan ternyata
2 mobil bodyguard terparkir dibelakang mobil lamborgini opa.
yatuhannn berlebihan sekali.
"Oh hi Dad!" seru Ayah memeluk opa. Lalu ia menoleh kearahku dan
tersenyum hangat "I miss you babygirl" seru Ayah memeluku. Aku
hanya membalas pelukanya dan membayangkan betapa aku
merindukan pria ini. Ayahku.
"Welcome Mr.Russo. oh Hello Alexa Russo! aww girl you look so
pretty" teriak victoria dengan suara melengking. Ah aku membenci
ini.
Kami semua -kecuali bodyguard dan pelayan- masuk kedalam rumah
mewah milik Ayah. Aku memandangi foto-foto besar yang
terpajang. Seharusnya di foto itu ada aku, Ayah, dan Amanda -ibu
kandungku- tapi itu mustahil kami tidak mungkin berfoto
seharmonis itu.
Aku memaksa bokongku untuk duduk di sofa berwarna putih bersih
ini. Victoria tidak berhenti berbicara tentang aku dan anaknya
yang sampai saat ini aku belum tahu namanya. Sungguh, yatuhan
bolehkah aku terbang dan pulang kerumah ditemani dengan sejuta
snack yang aku inginkan?
"Hailey... you look gorgeous today" ujar opa yang membuat
lamunanku buyar. Aku menatap wanita putih langsing dan berambut
pirang ini dengan perasaan 'wtf she is so pretty'. Berbeda 100%
denganku yang dingin cuek dengan segala kekacauan pada
penampilan. Hailey tampil hanya dengan kaos panjang abu-abu dan
hotpants, dia terlihat sangat sopan dan anggun ,pantas saja dia
menjadi model.
"thank you umm Opa" lirih Hailey di akhir kalimat. ya mungkin dia
belum terbiasa.
"I'm Hailey Baldwin, oh maksutku Hailey Russo" sapanya ke arahku
seraya meraih tanganku untuk berjabat tangan denganya.
"Alexa Russo" jawabku singkat tanpa member senyuman apapun. Aku
tahu mereka bertatap-tatapan. Mungkin saat ini opa merasa tidak
enak dengan Victoria.
“Um…. Ayo aku antar ke kamarmu sayang” kata Victoria yang
berhasil membuat mataku melotot.
“What? Aku tidak ada rencana menginap disini, sorry” jawabku
dengan santai masih dengan keadaan duduk di sebelah Opa.
“Alexa! Kau turuti saja. Maaf opa tidak memberitahumu soal ini”
bisik Opa ketelingaku. Aku hanya memutar bola mataku dan berdiri.
Aku berjalan dibelakang dua wanita model ini. Ya siapa lagi kalau
bukan Victoria dan Hailey. Aku melihat bangunan bangunan rumah
Ayah, ternyata kalau sudah sampai dalam rumah ini terlihat sempit
dibanding rumahku di Beverly Hills tapi aku akui tatanan dirumah
ini terlihat sangat indah dengan hiasan-hiasan berlian yang
berwarna warni. Sampai akhirnya mereka berhenti dan memeberiku
senyuman hangat.
“Alexa, kau tidur disini. Selamat beristirahat sayang” kata
Victoria mencium puncak kepalaku. Aku hanya mengangguk dan
masuk kedalam kamar tersebut. Lalu Victoria meninggalkanku dan
Hailey.
“Mau apa kau disini?” tanyaku dengan polosnya
“Aku tahu kau lapar” jawabnya.
“Bagaimana kau tahu?” tanyaku dengan menatapnya sinis. Hailey
duduk di ranjang yang sedangb kutiduri sekarang.
“Blog biodata tentang kehidupanmu” jawab Hailey tersenyum.
“Apa? Aku tidak pernah membuat blog satu kalipun”
“bukan kau bodoh. Tapi penggemarmu” jawab Hailey yang berhasil
membuatku merasa bingung. Aku duduk di sebelah Hailey.
“Aku tidak punya penggemar. Apa kau punya pelayan? Aku ingin
kopi hangat sekarang” Aku mencoba mengalihkan pembicaraan
sembari berjalan menuju jendela dan membuka tirainya.
“Aku akan membuatkan untukmu. Tunggu” jawab Hailey
meninggalkanku sendiri dikamar yang asing ini. Aku hanya menghela
nafasku
Pukul jam 11 malam, angin malam dari jendela kamarku berhembus
sangat kejam menghantam kulitku yang hanya dibaluti dengan kaus
putih polos dengan celana santai untuk tidur. Aku beum bisa tidur,
asal kau tahu aku memikirkan pria sialan itu, ya Justin. Aku
benar-benar ingin melihat penampilan menyanyikan lagunya besok.
Entah apa yang membuatku seperti ini, perasaan ingin kabur dari
rumah Ayah terbesit diotaku. Aku yakin kalau saja aku tidur disini
pasti besok opa menyuruhku libur dari sekolah dan aku tidak akan
mau itu terjadi.
“Aku harus berani mengambil resiko” lirihku beranjak dari ranjang
besar yang empuk itu. Lalu mengganti celana tidurku dengan jeans
tak lupa aku memakai mantelku.
Aku berjalan seperti maling menuju kepintu utama rumah ini. Tapi
nihil, sudah pasti ada bodyguard opa disekitar pintu utama. Aku
kembali berbikir dan aku melihat pintu belakang terbuka, bergegas
aku berjalan dengan sangat hati hati. Dan yap aku keluar dari
rumah sialan itu.
“Nona! Mau kemana?” shit! Satu bodyguard opa menjegahku.
“sttt… tolong jangan beritahu opa.. kumohon” kataku sembari
berjalan menuju mobil para bodyguard tersebut. Dan bagusnya kunci
mobil masih menempel. Dasar bodoh.
“Nona!!! Kau tidak boleh pergiii!!” teriak salah satu bodyguard
“berpura-pura lah sampai matahari muncul… ini ada sedikit untuk
kalian” seruku menghentikan mobil dan melembar satu kantong
berisi beberapa dollar. Dan aku melajukan mobilku dengan
kecepatan tinggi. Akhirnya
*
            Aku memarkirkan mobil milik bodyguarku disebelah mobil
Selena. Aku rasa aku berangkat sedikit kesiangan, ya karena tidak
ada pelayan yang membangunkanku dan menyiapkan semuanya. Paling
tidak, aku belum terlambat seperti Justin kemarin. Aku berlari
menyusuri koridor menuju kelasku, beruntungnya aku masih ingat
dimana kelasku berada.
“Apa aku terlambat?”tanyaku kepada Selena yang sedang menulis
sesuatu dibuku miliknya. Aku melihat justin dan murid lainya
melakukan hal yang sama.
“sangat Alexa! Untung saja Mrs.Lucy sedang ke toilet” jawab
Selena berbisik.
“hahh… untunglah” kataku duduk dengan lega, tentu saja disebelah
Selena.
“Mrs.Lucy memberi kita semua sebuah tugas. Kita harus membuat
lagu dengan tema mengagumi sesorang. Diberi waktu hanya dalam
15menit” Ujar Selena masih focus pada lembar yang berisi lagu
buatanya.
“Baiklah” jawabku lalu bergegas membuat lagu tentang orang yang
aku kagumi. Entah ada apa dengan otakku. Hanya sekitar 10 menit
aku telah menyelesaikanya. Bahkan selena belum menyelesikan
tugasnya. Padahal aku tak tahu lagu ini didedikasikan untuk siapa.
Aku menoleh kearah Justin. Rupanya dia juga sedang
memperhatikanku. Nah kena kau Justin! Aku hanya tersenyum sinis
kearahnya tapi Justin masih saja menatapku dengan datar.
“Selesai. Sekarang lembar lirik lagu kalian bisa dikumpulkan
sekarang” seru mrs.Lucy yang baru saja masuk kekelas kami.
“Seperti kemarin saya sudah mengatakan bahwa yang akan maju
hari ini adalah…” belum selesai berbicara aku memotongnya.
“Justin Bieber” mulutku dengan lancar mengatakanya dengan volume
tinggi. Shit!
“ya benar, silahkan Justin” ujar Mrs.Lucy membenarkanku dan
tersenyum ke arahku dan Justin secara bergantian.
“Lagu ini saya dedikasikan untuk seseorang yang menarik
menurutku, tentu saja aku sangat mengaguminya dari segi apapun.
Senyumnya, tingkahnya, semuanya…… “ suara serak Justin
memenuhi ruangan kelasku. Sebagian wanita disini senyum-senyum
layaknya orang gila. Bodoh.
And I think his new song is dedicated for his girlfriend, Kendall
Jenner.
“Okay…
I always knew you were the best The coolest girl I know So prettier
than all the rest The star of my show So many times I wished
You'd be the one for me But never knew you'd get like this Girl
what you do to me You're who I'm thinkin of Girl you ain't my
runner up And no matter what you're always number one My prize
posession One and only Adore ya girl i want ya The one I cant live
without That's you that's you You're my special little lady The one
that makes me crazy Of all the girls I've ever known It's you, it's
you My favorite, my favorite
My favorite, my favorite girl My favorite girl
You take my breath away With everything you say I just wanna be
with you My baby my baby oh Promise to play no games Treat you
no other way Than you deserve cuz you're the girl of my dreams
My prize posession One and only Adore ya girl i want ya The one I
cant live without That's you that's you
You're my special little lady The one that makes me crazy Of all
the girls I've ever known It's you, it's you
My prize posession One and only Adore ya girl i want ya The one I
cant live without That's you that's you You're my special little
lady The one that makes me crazy
Of all the girls I've ever known It's you, it's you My favorite, my
favorite My favorite, my favorite girl My favorite girl”
Amazing. Hanya satu kata yang terlontar dari mulutku dengan lirih.
Justin, dia sangat luar biasa. Aku yakin kendall sangat beruntung
memiliki Justin. Dan aku masih heran, bagaimana mungkin seorang
yang berbakat seperti Justin tidak naik kelas?
Prokk prokk… prokk…prok….
Tepuk tangan menyadarkanku dari lamunan. Ternyata di kelasku
sudah banyak murid kelas lain menonton pertunjukan Justin. Ada
beberapa yang ‘fangirling’ ada juga yang sibuk dengan
mengabadikan moment ini, ya mereka merekam pertunjukan Justin.
Justin pantas mendapat ini semua , dia sangat berbakat, suaranya
mampu menghipnotis semua orang.
“Okay so Justin nilai mu sudah tersimpan untuk semester kedepan.
Kau sungguh berbakat Justin. Kau pantas mendapatkan
penghargaan dan menjadi penyanyi yang terkenal kelak. Saya hanya
meminta satu darimu Justin, disiplin dan selalu belajar dari
kegagalan” ujar Mrc.Lucy menepuk bahu Justin. Justin hanya
tersenyum .
“thank you Mrs. I promise” jawab Justin dengan mantap. Lalu mata
kami berpapasan. Aku segera mengalihkan pandanganku ke
Mrs.Lucy. Walaupun dia tidak cantik dan sangat menjengkelkan
setidaknya aku tidak malu dengan Justin karena aku ketahuan
sedang menatapnya.
***
“hei wanita kucing! Menurutmu penampilanku tadi bagaimana?”
ujar seseorang dibelakangku. Aku menoleh dan ternyata Justin.
Rupanya dikelas hanya ada aku dan Justin.
“Bagus” jawabku masih focus membereskan buku-buku yang akan
aku kemas untuk pulang “Tunggu, kau memanggilku kucing????”
Tanyaku menautkan kedua alis.
“ya… kucing” jawabnya dengan santai. Ingin sekali aku membuat
wajah mulusnya rusak “ karena aku sangat membenci
kucing.sangat”
“oh kalau begitu aku akan memanggilmu kuda poni. Karena aku tahu
kuda poni itu bertingkah sok gagah dan selalu mau menang
sendiri”jawabku mendorong bahunya.
“Menurutmu kucing itu memiliki tubuh yang sexy atau tidak” Tanya
Justin seraya menahan tanganku.
“Idiot. Aku tidak punya waktu untuk mengobrol dengan kuda poni
yang bodoh sepertimu!”kataku meninggalkanya dikelas.
Aku akan pulang melewati halaman belakang sekolah karena aku
tahu beberapa mobil orang suruhan opa sudah berada. Sebelum
selena pulang dia juga memberitahuku bahwa diluar sudah ada 3
mobil yang mencariku dan salah satu mobil dikelilingi murid MSC ,
mungkin ada Hailey dan Victoria. Aku tidak mau tinggal di Los
Angeles lagi jadi aku memilih untuk tidak bertemu dengan mereka.
Dan bodohnya pintu belakang di kunci. Jadi aku memanjant sebuah
dinding besar untuk keluar dari MSC. Aku berhasil menaiki puncak
dnding tersebut.
“Alexa! Sayang apa yang kau lakukan?” ternyata Opa dan segenap
bodyguardnya telah sampai dulu menemuiku. Agh…
“Aku bisa menyelamatkan diriku sendiri opa” seruku lalu kakiku
terpeleset dan aku jatuh ke jalan raya namun..
“kau tidak bisa menyelamatkan dirimu sendiri bodoh” ujar
seseorang yang saat ini masih menggendong tubuhku. Syukurlah aku
belum jatuh menghantam aspal jalanan.
“Justin?!”
*


Re-post maaf ya yg post an aku duluu itu entri nya ga jelas,jd aku re-post

POPULAR 3

@faziranurlian

“Aku bisa menyelamatkan diriku sendiri opa” seruku lalu kakiku
terpeleset dan aku jatuh ke jalan raya namun..
“kau tidak bisa menyelamatkan dirimu sendiri bodoh” ujar
seseorang yang saat ini masih menggendong tubuhku. Syukurlah aku
belum jatuh menghantam aspal jalanan.
“Justin?!” mataku membulat sempurna ketika mengetahui bahwa
Justin yang menggendongku sekarang.
"Awwhhh shit!" seruku ketika bokongku sedikit menghantam
trotoar jalanan. Justin menurunkanku paksa.
"Sorry sengaja" kata Justin meninggalkanku.
Aku memegang tanganya cepat. "Justin kumohon bawa aku kemana
saja! Asal aku tidak bertemu dengan keluargaku yang sebentar lagi
pasti kesini.. kumohon" pintaku dengan wajah memelas. Tapi Justin
hanya tertawa
"Jangan bodoh seperti itu. Aku harus mengantarkan Kendall pulang,
so bye" Jawab Justin santai lalu dia benar-benar meninggalkanku
di jalanan sendiri.
Aku mendengar suara gaduh mendekatiku. Aku tahu itu pasti
bodyguards. Aku segera memaksa kakiku yang masih sedikit nyeri
untuk berlari sekencang mungkin. Aku terus berlari, berlari sejauh
mungkin, tentu saja nafasku tidak terkendali. Aku tidak tahu
harus kemana, Aku melihat kebelakang bahwa sudah tidak ada
siapa-siapa lagi. Siang ini langit sedang sedih jadi udara dingin
yang menusuk sampai ketulangku cukup membuatku menggigil
dibawah bilik kosong ini. Aku memeluk tubuhku sendiri.
"Hei kau kedinginan.... ini pakai"
"Justin.. kau?" tanyaku sembari memakai mantel yang diberi Justin
beberapa detik yang lalu.
"Jangan terlalu percaya diri. Aku baru saja mengantar Kendall
latihan biola. Aku hanya melewati jalan ini dan meilhat seongok
makhluk jelek sepertimu disini" jawabnya tanpa menoleh. Aku hanya
menghela nafas.
"kau boleh pulang sekarang" kataku datar. sejujurnya, aku tidak
tahu akan membicarakan apa disini, bersama Justin.
"Oh jadi kau berani tidur di bilik kecil dan kotor ini? jadi aku
tidak salah memanggilmu kucing, kucing aneh" ujar Justin
memperhatikan bilik yang sama sekali tidak mempunyai pintu ini.
"Kalau saja aku mempunyai tangan yang kuat, aku ingin sekali
memukul hidungmu hingga patah!" kataku menatap Justin tajam.
"Oya? Aku pikir itu mustahil" ucap Justin dan dia
menertawakanku. Sungguh aneh.
"sudah sana kau pulang" aku mendorong tubuhnya yang penuh tatto
itu.
"Kau boleh ikut denganku" sahutnya yang sudah stay di dalam
mobil. Aku memikirkan itu keras, aku tentu tidak ingin tidur dibilik
kecil kumuh ini.
"Baiklah. kau memaksaku. Jadi aku akan ikut denganmu" kataku
memasuki mobil buggatti merahnya.
"dasar bodoh. aku sama sekali tidak memaksamu" jawab justin
yang membuatku terkekeh.
Justin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Beberapa menit
berikutnya, hujan turun membasahi Beverly Hills. Jalanan terlihat
sangat sepi, mungkin musim salju akan turun. Dimobil, tidak ada
obrolan apapun, Justin sibuk fokus dengan jalanan yang sedari
tadi kami lewati dan aku hanya mendengarkan musik slow dari
iPod-ku.
"Justin.. Justin kau dimana" lamunanku pecah ketika melihat tidak
ada Justin di sebelahku.
"Aku disini" jawab Justin tertawa yang ternyata berada di
sampingku,dia membukakan pintu untukku. Malu sekali ternyata
kami sudah sampai.
"Alexa ini hujan. Kemarilah" sahut Justin yang menaruh jaketnya
diatas kepala. Aku tentu saja menghindar, tidak mau didekatnya
karena ew aku tidak mau berdekatan dengan manusia bodoh itu.
Tiba-tiba Justin memelukku dan Justin menuntunku masuk kerumah
yang tidak kalah mewah dengan rumahku dan opa.
"ihhhh menyingkirlah Justin!" Aku mendorong Justin ketika kami
telah sampai didepan pintu rumah justin dengan warna putih besar
dan tinggi. Tubuhku terlanjur basah kuyup seperti ini.
"Alexa kalau kau sakit siapa yang susah hah? jangan membuatku
repot Alexa" kata Justin menautkan kedua alisnya.
"bodoh. lagipula aku gadis tangguh , tidak mungkin sakit" ucapku
cepat. Justin hanya menatapku tajam lalu berjalan menuju kedalam.
Aku dan Justin masuk kerumah Justin yang super mewah seperti
ini. Setara dengan kemewahan rumahku. tapi tetap saja, honestly
rumahku adalah rumah ternyaman didunia. Aku melihat sekeliling,
tidak ada siapa-siapa selain aku dan Justin.
"Justin... orang tuamu dimana?" tanyaku lirih. Justin menoleh
kearahku dan menatapku.
"Ayahku meninggalkan ibuku sejak aku kecil. Ibuku sedang
mengururs butiknya di Los Angeles untuk beberapa bulan kedepan"
jawabnya memberiku secangkir kopi hangat. Aku hanya mengangguk.
Aku duduk dikursi makan dan menyeruput kopi hangat buatan pria
menyebalkan.
"sthhh panas sekali! kau sengaja ya Justin!Aku membutuhkan kopi
hangat bukan kopi panas bodoh!" seruku menahan rasa membara
dilidahku.
"Kau pikir aku pelayanmu hah? dasar! hidupmu penuh dengan
bantuan orang lain Alexa" jawab Justin duduk di sampingku yang
membuatku terdiam.
"Ah dingin sekali , aku ingin ganti baju" kataku keceplosan. Shit!
justin laki-laki Alexa.
"haha konyol! lihatlah pipimu Alexa! memerah" ujar Justin tertawa
melihatku yang salah tingkah. "Ayo.. saatnya memilih baju" kata
Justin masih dalam keadaan tertawa. Menyebalkan.
Aku dan Justin menaiki tangga yang bentuknya sungguh unik. lalu
Justin memasuki kamar, lalu akau harus apa? mengikutinya masuk?
hell no.
"Masuk Alexa! jangan bersikap bodoh." ujar Justin mengandeng
tanganku masuk kekamarnya.
"kau yang bodoh Justin! Kau laki-laki dan aku perempuan. Coba
kau pikirkan dan renungkan bodoh" seruku membentak. Justin
hanya menatapku aneh. Tapi akhirnya aku pun memasuki kamar
Justin.
"hei bagaimana kalau kau memakai ini? setidaknya kau akan
terlihat feminim" ujar justin tertawa sembari menunjukan baju
kuning selutut tanpa lengan. Mungkin milik ibunya. "jangan berfikir
macam-macam, ini milik ibuku" nah benar. "milik mantan-mantanku
dan kendall tentu saja sudah mereka bawa pulang" did you know
what i mean?omg justin.
"what are u talkin about??" tanya ku mengalihkan pandangan.
"tidak mau. Jangan harap aku akan memakai pakaian seperti itu"
sambungku.
"ini pakai" ujar Justin memberiku 1 kaos putih dan celana panjang
santai hanya untuk tidur.
"ini lebih bagus" jawabku menghela nafas lalu berjalan menuju
kamar mandi yang baerada didalam kamar.
"damn....! Perutku tidak stabil... awas!" seru Justin menahan ku
yang hendak memasuki kamar mandi. lalu Justin menutup pintu
kamar mandi dengan keras.
"Justin!!! lalu bagaimana aku mengganti bajuku hah? ini sudah
terlalu dingin" seruku mengetuk pintu kamar mandi dengan keras.
tidak ada balasan apapun dari Justin. tapi sungguh, aku sudah
sangat dingin.
Aku memutuskan untuk berganti pakaian sekarang. lagipula , Justin
lagi didalam kamar mandi. Aku memakai celana panjang untuk tidur
terlebih dahulu lalu aku membuka atasanku, untung saja braku
tidak basah.
"AAAAAA Justinnnn!!" teriakku saat Justin sudah berdiri di depan
pintu kamar mandi. Shit mengapa secepat itu tuhan
"...." Justin hanya diam menatapku dari atas kebawah. yatuhan
apa yang akan terjadi. Justin mendekatiku
Aku mencari kaos putih untuk dipakai tapi tidak ada! yatuhan
dimana kaus itu... Aku mencari dikolong bed lalu di karpet lalu....
tidak ada. Justin masih menatapku dengantatapan nakal. Sial.
"ada Apa kau melihat seperti itu! Apa kau tidak pernah melihat
tubuh sexy seorang model hah" kataku tertawa.
Justin menghampiriku dia menyingkirkan rambut coklat ku yang
menutupi bagian depanku menjadi kebelakang. Aku hanya menahan
nafasku dan menatap mata justin yang juga menatapku. hatiku
rasanya 26T$%$&&$#@$%$%^%%#$%%^ he is so damn
perfect.
Justin memegang pipiku dengan satu tanganya lalu dia mencium all
around my neck. tangan kanannya menahan punggungku supaya lebih
mendekat.
"Hell no Justin! what are you doingg" kataku lirih karena Justin
masih mencium leherku. lalu Justin menatapku lama. menatap
mataku lebih tepatnya. finally, his lips on mine.
"Aghhhh kau menendang adik kecilku Alexa" teriak Justin kesakitan
karena jerrynya aku tendang. Enak saja dia mencium bibirku
sembarangan.
"rasakan! Jangan lagi kau memperlakukan ku seperti tadi. Aku
membencimu" kataku menggambil kaus putih yang ternyata tepat
berada didepan kamar mandi. lalu masuk kekamar mandi untuk
membersihkan tubuhku dengan air hangat.
**
            Pagi yang cerah. Aku sudah mengenakan hotpants dan kaus
putih tanpa lengan. Aku dan Justin tadi malam membeli pakaianku
untuk beberapa hari. i'll tell you tadi malam aku tidur di kamar
pattie-ibu Justin- namun aku tidak bisa tidur dan ada badai kecil
yang menghasilkan suara petir yang menyeramkan. lalu aku menuju
lantai atas , kamar Justin. ternyata Justin masih memainkan
games. Justin mengijinkanku tidur dikamarnya namun aku hanya
tidur di sofa dengan selimut tipis. Tapi beberapa menit lalu aku
bangun, tubuhku merasa nyaman dan ternyata Justin
memindahkanku ke kasur empuk besar miliknya dan Justin tidur di
sofa. how sweet <3 lol no.
"Pelayanku sudah membuatkan makanan. Kalau kau lapar ya makan
kalau tidak ya tidak" ujar justin sedikit aneh. lalu dia
meninggalkanku di sofa depan.
"Justin... kau pasti ada acara bersama kendall ya?" tanyaku
sembari mengunyah sandwich.
"tentu saja" jawabnya tanpa menoleh. #typical
"ohh..." jawabku hampir tidak bersuara.
ya pastilah Justin memilih hangout bersama kendall -kekasihnya-
daripada aku-gadis menyebalkan yang hanya numpang dan baru
dikenal kemarin-
Aku menghela nafas. Aku memikirkan opa dan Hailey. Bagaimana
keadaan mereka ? Apa mereka menghawatirkanku? Akurasa tidak.
Aku selesai lebih dulu memakan makananku. lalu aku menuju sofa
depan dan menyalakan televisi canggih yang berada didepanku.
"Seorang model Victoria Secret kini sedang berduka karena
kehilangan anak tirinya yang dikabarkan meninggalkan rumah tanpa
sebab. Selain itu, George Russo dengan segenap polisi telah
melakukan pencarian ke seluruh penjuru Calfornia untuk 3 hari
kedepan. Rupanya Ayah dari Alexa Russo,yaitu Richardo Russo akan
memberikan beberapa dollar yang akan diberikan kepada si penemu
anak kandungnya alias Alexa Russo. Terlihat George tampak keluar
dari toko bersama Hailey Baldwin kemarin malam
“Mr.Russo bagaimana tanggapan anda tentang hilangnya
Alexa Russo Mr?”
“ya… Aku sangat merindukanya. Aku harap dia segera
kembali… I love her so much”
Semua keluarga Russo terlihat sangat cemas dan khawatir akan
kehilangan putri cantik yang tomboy----“
Belum selesai berita itu disampaikan, aku lebih dulu mengganti
channelnya. Aku muak dengan semua ini, apalagi Ayah akan
memberikan beberapa dollar untuk orang yang menemukanku, itu
artinya orang-orang akan menangkapku untuk meminta imbalan.
GODDAMN
“ekhm… “ ternyata Justin telah berdiri disampingku, mungkin
sudah beberapa menit yang lalu.
“hm… Justin kumohon jangan tangkap aku dan jangan serahkan aku
kepada Russo Family karena ak-“ kataku terpotong. Aku berbicara
seperti itu karena aku piker Justin akan membawaku kembali dan
meminta dollar kepada ayah.
“Tidak mungkin. Aku memiliki kekayaan lebih” sambung Justin
cepat. Aku hanya menunduk dan terdiam.
“terserah” ucapku menuju dapur. Aku haus.
“Aku pergi” hanya dua kata tersebut yang kudengar dari Justin lalu
dia menggunakan glasses hitam dan berjalan keluar menaiki mobil
buggati yang sudah di siapkan oleh pelayan.
Setelah satu jus jambu aku habiskan aku memaksa bokongku untuk
duduk didepan televise lagi. Tapi kali ini aku tidak menyalakanya.
Aku hanya membuka ponselku , tepatnya membuka MSC social media.
Hari ini memang libur.
Tertulis banyak sekali status bahwa mereka bangga dengan Justin
yang ternyata memiliki bakat menyanyi, dan salah satu account
menyampaikan bahwa dulu Justin hanya sering membuat graffiti
tanpa memedulikan sekolah musiknya. Beberapa guru juga membuat
berbagai macam status tentang Justin dan Kendall – sebagai murid
yang paling mahir dalam bidangnya masing masing- dan aku terus
mengupas berita apa yang sedang tren sampai aku menemukan
“ Justin and Alexa”
Aku membelalakan mataku penuh tanpa babibu aku mengklik satu
account tersebut dan melihat beberapa gossip disana.
“I’m getting jealous”
Itulah status terakhir dari pemilik account yang sudah pasti dia
pria. Apa maksutnya? Sungguh rumit.
Aku beranjak dari sofa dan memilih untuk pergi keluar
rumah membosankan ini. Aku melihat 3 skateboard di pojok ruang.
Dan yap! That’s my moodbooster. Aku mengambil skateboard
berwarna ungu dengan bertuliskan ‘bieburr’
Aku berlari kearah pagar utama rumah Justin
“Nona Alexa?”
“ya. What happen?” tanyaku tanpa menoleh ke 3 bodyguards yang
sangat tinggi dan gagah.
“Kau mau kemana?” Tanya salahsatu dari nya.
Aku hanya menggerak-gerakan skareboard yang kubawa.
“Kalau begitu mari kami antar ditempat khusus bermain skateboard
milik Mr.Bieber” jawabnya yang membuat emosiku naik.
“ Tolong jangan mengatur hidup saya! Minggir! Aku bisa
menyelamatkan diriku sendiri bodoh” kataku menatap tajam kearah
3 bodyguards Justin.
“tapi, Mr. Bieber meminta kami untuk melakukanya”
Aku hanya diam dan berjalan lurus kearah jalanan. Beberapa dari
rumah Justin yang superduper mewah itu kini aku menemukan
tempat untuk berskateboard. Namun ada seseorang disana
memainkan skateboard kuning miliknya sendiri. Aku menjadi ragu.
“Hi apa kau mau ikut bermain?” tanyanya. Awalnya ia shock
melihatku berdiri disini namun setelah itu ia sepertinya baik.
“okey. Namaku al-“ omogangku terputus karena pria berambut
coklat ini memotongnya.
“Alexa Russo. Semua orang sudah tau” ujarnya cepat lalu
tersenyum. “Um.. Aku Matthew Espinosa. Tenang saja aku bukan
tipe orang yang suka  memata-matai untuk menemukanmu lalu
mendapatkan imbalan dollar banyak dari ayahmu”sambungnya yang
membuatku sulit menelan ludah.
Semua orang tahu aku.
Semua orang tahu keluargaku.
“ya I trust you” kataku lalu memainkan skateboard milik Justin.
Dua jam aku habiskan untuk bermain skateboard bersama Matthew,
ternyata setelah aku mengobrol banyak denganya dia itu juga murid
dari Musical School Beverly Hills, California. Aku tidak peduli
dengan 3 bodyguards Justin yang sama sekali tidak penting itu.
Mereka hanya berdiri dan mengawasi setiap gerak-gerikku.
Aku sulit untuk bebas. Dan mungkin aku tidak bisa lagi bebas
layaknya remaja zaman sekarang.
Ya this is my life.
****
            Aku selesai mandi, jam menunjukan pukul 7 malam
ternyata. Justin juga ku rasa sedang membersihkan tubuhnya
dikamar mandi bawah karena yang kutahu dia beberapa menit baru
datang setelah seharian menghabiskan hari bersama kekasihnya,
Kendall.
“kau tidak menungguku?” kata Justin tiba-tiba, lalu dia duduk di
kursi makan yang berada didepanku. Justin looks so hot with his
messy blonde hair omg.
“itu tidak penting” jawabku masih saja memakan spaghetti buatan
pelayan Justin. Malam ini aku hanya menggenakan celana selutut
santai untuk tidur dan tanktop abu-abu.
“Oya… Tolong jangan berlebihan Justin, untuk apa kau menyuruh
bodyguards mu untuk mengawasiku? Aku sudah katakana aku bisa
menjaga diriku sendiri” sambungku menatap Justin
“Aku pekerjaan kepada bodyguardsku saja” jawabnya santai, masih
tetap melahap spaghetti yang ternyata sudah dihabiskan separo.
“Tapi aku tidak bisa bebas Justin!!! Aku muak denganmu dan
opa! Kalian berdua sama sama mengurungku seperti burung… Aku
hanya ingin bebas bermain dimanapun seperti remaja lainya!”
bentaku
“Kau tidak bisa Alexa” jawab Justin masih tidak menatapku. Dia
melanjutkan makanya.
“Sudah beberapa kali aku menegaskan kepadamu! Aku bisa
menyelamatkan diriku sendiri!” Bentakku lagi sedikit menggebrak
meja. Lalu aku menunduk karena Justin berhenti memakan
spagettinya dan matanya mengarah ke mataku tajam.
"KAU TIDAK BISA MENYELAMATKAN DIRIMU SENDIRI ALEXA.
LIHATLAH LUKA INI?" ujar Justin memegang lututku yang aku
perban karena jatuh saat bermain skateboard.
"TAPI BODYGUARDS JUGA TIDAK BISA MEMBUAT LUKA KU
MENGHILANG KAN JUSTIN?!" tanyaku balik dan menatap Justin
yang sedang terjongkok melihat lukaku.
"Alexa----"
tut tuttttt sambungan terputus :p
~~~~~~~~~

To be continued besok ya aku udah selesai bikin di kingsoft office dr hp aku, tinggal aku share, maaf jelek,gaje,garing jan lupa follow gue @faziranurlian

Sabtu, 07 Maret 2015

POPULAR 1 by @faziranurlian

Title : POPULAR Author: @faziranurlian Genre : random. Cast - Madison Elle Beer as Alexa Ramona Russo - Justin Drew Bieber as himself - Hailey Rhode Baldwin as herself - Selena Marie Gomez as herself - Kendall Nicole Jenner as herself etc. As Alexa Ramone Russo As Justin Bieber As Kendal Jenner As Selena Marie Gomez As George HAPPY READING! FOLLOW ME ON TWITTER http://twitter.com/faziranurlian Alexa Ramone Russo "Alexa! kau harus sekolah sayang" Aku yakin kata-kata itu adalah kata-kata paling menyebalkan ketika pagi buta. Opaku berteriak seperti itu dari luar namun bisa kutebak 3 pelayanku sudah berada dipinggir kasurku sekarang. Kau pikir ini berlebihan? ya! aku sangat setuju denganmu. Opaku selalu overprotectiv denganku, dia ingin aku bebas dari segala kejahatan. haha sungguh konyol. "Ayo nona kau harus bangun pagi hari ini. Lembar lirik-lirik lagu yang semalam kau buat sudah kami masukan kedalam tasmu" ucap salah satu pelayan seraya membangunkanku. "ya ya yaaaaa kau semua turun! Aku bisa sendiri" seruku dengan nada naik di akhir kalimat. Segera aku membersihkan diriku dengan air hangat yang sudah disiapkan oleh pelayan-pelayan tadi. Setidaknya mereka tidak bodoh karena hari ini sepertinya angin pagi yang dingin akan menghantam kulitku jadi aku membutuhkan air hangat. Seragam sekolah dengan sepatu kets, dan rambut yang aku biarkan terurai, aku siap!. "makanannnn selalu membuatku bahagia!" seruku seraya meminum susu putih hangat. Hanya ada aku dan Opa di meja makan yang sangat besar ini. "pelan-pelan sayang. Oya ada kabar gembira untukmu" "kabar apaa opa?" tanyaku yang masih mengunyah roti berselai coklat ini. "Ayahmu dan Ibu tiri mu akan mengijinkan anaknya untuk tinggal disini, bersama kita" jawab Opa yang membuatku tersedak "Ahhh... Aku berangkat dulu opa! bye" kataku mengambil tas ranselku lalu mengambil 1 roti untuk bekal diperjalanan, Aku diantar oleh supir pribadi pagi ini. Jangan kaget, aku memang suka dengan makan. Aku tahu Opa hanya menggelengkan kepalanya dan sesekali menyebut nama depanku, mungkin dia lelah dengan sikapku yang dingin ini. Honestly, Aku sungguh muak mendengar bahwa anak Ayah dan Victoria akan tinggal satu atap bersamaku. Apalagi dia kan model besar bagaimana kalau rumahku dikelilingi fans-fans anehnya. HUHHHH sungguh menyebalkan! Aku memijakkan kakiku di depan Musical School Beverly Hills. Aku berjalan menyusuri koridor dan aku lupa dimana kelasku. Bodoh! ya bodoh aku sudah 2minggu disini namun aku tidak tahu jelas dimana kelasku. Aku terus mencari jalan di tengah tengan gedung yang sangat besar ini. "Bisakah kau berjalan cepat nona" seorang perempuan latin menepuk bahuku pelan. "tidak" "Aku tahu kelasmu" sahutnya cepat "Antar aku" jawabku sembari memegangpergelangan tanganya. Tanpa babibu dia mendahuluiku dulu dan menunjukan dimana kelasku berada dan yap aku menemukanya, oh bukan aku tapi perempuan yang tingginya sama sepertiku dan berwajah menarik. "terima kasih. namamu siapa?" tanyaku -masih dengan nada dingin- "Selena, Selena Marie Gomez" jawabnya tersenyum sedikit, hanya sedikit. "Aku tahu namamu Alexa Russo" imbuhnya sembari memasuki kelas. "Jadi, kau satu kelas denganku?" "tentu. Kau nya saja yang terlalu sibuk dengan dirimu sendiri tanpa memperhatikan sekitar" jawab Selena tanpa memandangku. "Ok" jawabku singat duduk dibangku paling belakang. "Boleh aku duduk disini?" tanya selena bingung. "boleh" jawabku cepat. Kesimpulanya Selena itu adalah gadis yang sama sepertiku. Dingin dan cuek tapi sungguh dari kemarin aku benar-benar tidak mengenalinya kalau dia itu satu kelas denganku. Alexa... Alexa... Beberapa menit aku dan Selena sibuk dengan iPhone milik masing masing. Kini Guru ter-killer telah memonyongkan bibirnya. hahaha maksudku dia mulau menjelaskan beberapa informasi. "Morning Mrs. hehe maaf saya telat" seorang pria blonde memasuki ruangan kelasku dengan santainya. Cukup menawat lol "Masuk! Lain kali kau tidak boleh telat lagi Mr. Bieber! Kau kan tahu kalau semester kemarin kau tidak naik kelas karena jarang berangkat. jadi, kalau kau masih sekolah disini! Belajar bersikap disiplin" ujar Mrs.Lucy -guru musik- dengan nada tinggi setinggi langit ketujuh. hampir saja telingaku akan pecah jika saja aku tidak menutupnya. Bieber memilih untuk duduk di belakang pojok dengan segala kesantaian diwajahnya. dan aku tidak peduli itu. "Oke.. Sekarang saya minta Mrs.Russo untuk maju kedepan dan menyanyikan lagu buatanya" "hei dia memanggilmu bodoh!" Selena menyenggolku cepat. Mulutku hanya membentuk huruf O "Tapi Mrs, Aku tidak bisa bernyanyi" jawabku jujur. Aku bisa bernyanyi, dan aku yakin anak kecilpun bisa bernyanyi namun aku tahu suaraku ini sangat jelek dan tak pernah latihan vokal. "Saya bilang sekarang!" bentak Mrs. Lucy memelototkan matanya. Dasarrrrrrrr-_-. Aku membawa lirik lagu yang sudah kubuat dan berjalan dengan ragu kearah depan. "hati-hati guys!" ucap bieber tiba-tiba "Ada apa Justin?" tanya Mrs.Lucy bingung. O jadi nama panggilanya Justin, umm Justin Bieber. "hati hati Mrs. nanti telinga anda lepas dan bahkan meledak mendengar suaranya hahahahahahahaha......" tawanya terbahak bahak yang membuat emosiku naik. Aku melihat raut wajah Mrs. Lucy yang memerah karena menahan tawanya. Sial!!! Awas saja kalau suara Justin tidak bagus, aku akan menonjoknya sepuluh kali! Aku hanya diam dan menatap tajam ke Justin yang sepertinya mengalihkan pandangan dariku. "Ayo silahkan" Mrs. Lucy mengingatkanku bahwa aku harus menyanyi sekarang. " Do you feel like you just can't take no more Broken heart, all your pieces on the floor Like you're running out of breath Tryna find yourself, before you blow away in the night Every word you ever said Every way you ever felt I know it's hard but baby tonight We're gonna run through fire Like we've never been burned We're gonna laugh out loud Like we've never been hurt We're gonna shout it out to the edge of the world, We're unbreakable You're unbreakable We're gonna scream on rooftops Dance in the rainWe'll open up our hearts yeah, forget the pain And they can call us crazy Freakin' untamed We're unbreakable We're unbreakable You're unbreakable " "Amazinggggg...... Tapuk tangannnyaaa guys!" seru selena yang berhasil membuatku terkekeh. Teman satu kelaspun menuruti permintaan selena yang konyol itu. Aku menatap Justin yang juga sedang menatapku. Aku menjulurkan lidahku dan menunjukan my middle finger for him. And he is like memelototkan matanyaaa dan sepertinya ingin sekali menonjokku. hahahahaha puas aku. "Good Alexa. I like the lyrics and you're voice would be amazing kalau kamu sering masuk di kelas vokal. I'm so proud of you" Mrs.Lucy berhasil membuatku tersenyum lebar. especialy untuk Justin itu aku akan membuktikan kepadanya saja. Aku kembali duduk ke bangkuku. "Okay.. So, i need Justin Bieber untuk maju kedepan besok dan bernyanyi. kau siap Justin?" "Ok Mrs. Sudah pasti suaraku akan mengalahkan suara si Alexa itu!" serunya dengan kepercayaan diri yang tinggi dan menatap sinis kearahku. and i do not care bieber. Aku menuju ke cafetaria sendiri. ya karena Selena memilih untuk mendengarkan lagu-lagu Iggy Azalea dikelas. So, aku berjalan sendiri menuju cafetaria. Aku memesan 2 burger dan 1 kentang goreng dan 1 jus strowberry. Aku memilih duduk di dekat taman dan mulai menuruti kemauan perut rampingku ini. Aku membuka iPhone ku dan membuka social media Musical School California- sosial media yang berisi status- status murid MSC - dan disitu juga terdapat trending topic top 5 dan sungguh tidak percaya! Aku menempati urutan kesatu- itu artinya karyaku disukai orang/ bahkan banyak yang membicarakanku di MSC social media. Tapi, aku tidak epduli dan mengabaikan banyak pesan yang masuk diakunku. Aku kembali menaruh iPhoneku didalam saku dan memakan 1 kentang yang tersisa. "Ups I'm Sorry Alexa" ucap seorang gadis yang menumpahkan jus jeruknya tepat di bajuku. Aku menatapnya tajam , dan ternyata gadis ini bergandengan dengan pria blonde siala itu! Siapa lagi kalau bukan Justin. "Haiii guys! lihat model yang paling terkenal di MSC sekarang rambutnya terlihat seperti permen karet. owwwww kasian sekali diaaaa... Ayo kalian foto! ini bisa jadi berita ter hot di MSC social media. hahahaha" Teriakku yang mampu membuat murid- murid mengambil moment brilian ini. hahaha rasakan, aku menumpahkan 1 gelas jus strowberryku yang masih penuh tepat dirambut model sekaligus pemain biola terkenal disekolahku ini, Dia Kendall Nicole Jenner. "Ahhhhh baby!!!! Bagaimana ini" bisik Kendall kepada Justin. hahaha aku tidak bisa berhenti tertawa melihat pasangan aneh itu sekarang dikerubungi murid-murid. Aku heran mengapa model secantik Kendall mau berpacaran dengan pria tidak naik kelas seperti Justin. ya aku tahu Justin is perfect haha tapikan derajatnya juga rendah bangetttt. Itu setauku, karena aku baru 2 minggu disini jadi jangan salahkan aku jika aku berprasangka buruk terhadap pria blonde itu. "Sel kau disini!" "tentu saja! murid mana yang tidak mau melihat adegan keren seperti ini hahahhaa rasain tuh kendall" seru Selena masih saja memfoto wajah kendal yang sudah seperti bayi poop dicelana hahahahahah. "eh kau!!! berani beraninya kau mempermalukan kekasihku didepan banyak orang!!!" bentak Justin mendorong bahuku. "Dia yang memulai duluan! Aku rasa kau tidak terlalu bodoh dalam menentukan siapa yang memulai duluan tadi" jawabku santai memajukan badanku. "Awas saja kau!!!!! Aku sangat membencimu" kata Justin tepat dihadapanku " DAN AKU LEBIH MEMBENCIMU JUSTIN" to be continued...

Selasa, 03 Maret 2015

Uji Kompetensi Bab 6 PKN kelas X Kurikulum 2013 Semester Genap

Uji Kompetensi Bab 6 Jawablah soal-soal berikut. 1. Apa yang dimaksud dengan warga negara Indonesia?Jelaskan perbedaannya dengan penduduk. Jawab : Seorang Warga Negara adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan salingberinteraksi satu sama lain secara terus menerus / kontinu. Dalamsosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.maka, perbedaan nya adalah seorang warga negara secara resmi sudah menjadi warga negara indonesia sedangkan penduduk belum tentu ia menjadi warga negara indonesia . 2. Apa yang dimaksud dengan hak dan kewajiban? Jelaskan keterkaitan keduannya. Jawab : Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri.Contoh dari hak adalah: 1.Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum; 2.Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak; 3.Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan; Kewajiban adalah sesuatu yg dilakukan dengan tanggung jawab.Contoh dari kewajiban adalah: 1.Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh; 2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda); 3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya; Hak dan kewajiban selalu ada timbal balik antara kedua nya 3. Mengapa sebagai warga negara kita harus mendahulukan kewajiban daripada hak? Jelaskan jawaban kalian. Jawab :karena kewajiban itu lebih penting daripada hak. Jadi setelah kita melakukan kewajiban baru datanglah hak sebagai timbal balik antar kedua nya tanpa merugikan hak orang lain. 4. Bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan proses demokrasi? Jawab : hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan proses demokrasi itu sangat berelasi. Hak - boleh mengikuti demokrasi - setiap WNI berhak untuk mengajukan diri sebagai calon presiden - setiap orang berhak menyampaikan pendapat di muka umum Kewajiban - ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan demokrasi - ikut dalam pengawasan demokrasi 5. Bagaimana pendapat kalian dengan masyarakat kita yang masih kurang memiliki rasa tanggung jawab dalam proses demokrasi di Indonesia? Jawab : karena, masyarakat kita cenderung lari dari masalah tanggung jawab nya. Faktor utama nya sebenarnya adalah kejujuran. jadi sebaiknya, kita harus memperbaiki pola pikir masyarakat kita. Sehingga,nantinya negara kita bisa menjadi negara maju seperti tetangga negara kita.

Selasa, 07 Oktober 2014

Anabelle film

Film Annabelle yang direncanakan akan tayang pada 3 oktober 2014 yang 'Annabelle' akan disutradarai oleh sinematografer 'The Conjuring' John Leonetti dengan skrip yang disediakan Gary Dauberman. Film ini akan menampilkan Ward Horton, Eric Ladin, Brian Howe dan Alfre Woodward yang mungkin bisa mengulang sukses dalam filmnya terdahulu yaitu The Conjuring. Kembali lagi sahabat anehdidunia.com bahwa film ini merupakan kisah nyata yang diangkat kedalam layar lebar.
Film Annabelle
Boneka Annabelle sekarang ini disimpan di Occult Museum di moodus, connecticut. Museum ini di kelola oleh lorrien warren, seorang invetigator paranormal tekenal. Boneka annabelle tersimpan disebuah kotak kaca di museum tersebut. Menurut warren annabelle masih seringkali menggeram kepada pengunjung yang lengah hingga sampai saat ini.
Kisah Nyata Boneka Annabelle
Pada tahun 1970 seorang ibu membeli sebuah boneka raggedy ann antik dari toko hobi. Boneka tersebut merupakan hadiah untuk anaknya, Donna. Donna saat itu adalah seorang mahasiswa yang belajar ilmu keperawatan, dan hampir lulus. Dia tinggal disebuah apartemen kecil bersama seorang temannya , Angie yang juga merupakan mahasiswa perawat. Merasa senang dengan boneka ini maka donna meletakannya di tempat tidur sebagai pajangan dan tidak pernah berpikir macam macam.
Cerita Seram Bermula
Gangguan ini dimulai di sebuah rumah yang disewa oleh Donna, Lou, dan Angie, menemukan sepotong permen coklat misterius tertinggal di ruang tamu. Padahal tak satu pun dari mereka telah membeli cokelat, dan mereka bingung bagaimana itu bisa ada. Lalu pesan-pesan aneh sering ditemukan dengan tulisan tangan seorang anak kecil tertulis di atas kertas.
Ada lagi, benda yang sering berpindah-pindah, tidak pernah ditemukan di tempat yang sama. Tampaknya seolah-olah ada seseorang, atau sesuatu yang mendiami rumah tersebut bersama para gadis yang ketakutan. Setelah sebulan ditemani dengan kejadian-kejadian yang tidak biasa, gadis-gadis tersebut memutuskan bahwa mereka membutuhkan bantuan. Mereka menyelidiki sejarah rumah yang mereka tempati, dan juga menghubungi media serta orang-orang setempat.
Mereka menemukan bahwa sebelum rumah tersebut dibangun di atas tanah lapang, seorang gadis muda bernama Annabelle meninggal di tempat tersebut. Annabelle dulu suka sekali bermain di lapangan, saat tersebut ada saat paling bahagia baginya, dan jiwanya tidak pernah meninggalkan tempat itu. Orang-orang dan media setempat menjelaskan bahwa roh kecil Annabelle itu masih ada, dan ada kaitannya dengan kejadian-kejadian aneh sebulan terakhir yang para gadis alami.
Sebelumnya, pada suatu saat, memang sempat ada kejadian dimana Annabelle bertanya kepada Donna dan temannya, apakah dia bisa tinggal bersama mereka, dengan pindah ke boneka yang ibu Donna untuknya di hari ulang tahunnya. Tidak tahu harus berbuat apa lagi, gadis-gadis tersebut menjawab iya, dan akhirnya bahkan boneka tersebut dinamai Annabelle.
Boneka Annabelle yang asli
Gadis-gadis berpikiran bahwa Annabelle hanyalah boneka lucu yang tidak berbahaya, dan sering ditinggalkan di tempat tidur di pagi hari, atau bertengger di sofa di ruang tamu. Namun, setelah kembali pulang dari pekerjaan, tampaknya mereka seolah-olah melihat bahwa boneka tersebut telah berpindah tempat dari tempat yang sebelumnya ditempati. Pada awalnya, mereka hanya sekedar melihat tangan dan kaki boneka berada dalam posisi yang berbeda. Namun seiring waktu, Annabelle mulai berpindah-pindah dari ruangan yang satu ke ruangan yang lain. Gadis-gadis yang pulang kerja pada malam hari tersebut, sekarang menemukan Annabelle tengah duduk di kursi dekat pintu depan, atau berlutut di lantai. Di lain waktu, mereka menemukan Annabelle duduk di sofa, meskipun dia pada awalnya berada di kamar Donna.
Ada lagi pengalaman dari Lou. Lou berteman dengan Donna dan Angie dan telah bersama mereka sejak hari boneka itu tiba. Lou tidak pernah menyukai boneka itu dan pada beberapa kesempatan memperingatkan Donna bahwa boneka itu jahat dan lebih baik menyingkirkannya. Tapi Donna terlalu menyukai boneka itu dan lebih mempedulikan peringatan Lou. Keputusan Donna ternyata adalah kesalahan besar.
Lou terbangun di suatu malam dari tidur nyenyaknya, dan panik. Sekali lagi, ia bermimpi buruk. Hanya saja kali ini, entah bagaimana, segala sesuatunya tampak berbeda. Seolah-olah ia terjaga tetapi tidak bisa bergerak. Dia melihat sekeliling ruangan tapi tidak bisa melihat sesuatu yang luar biasa, dan kemudian hal itu terjadi. Dia melihat ke bawah ke arah kakinya, dan dia melihat Annabelle.
Boneka itu mulai perlahan-lahan meluncur di kakinya, pindah ke dadanya dan kemudian berhenti. Dalam hitungan detik boneka itu mencekiknya. Lumpuh dan terengah-engah, sampai ketika dia sesak napas, Lou pingsan. Lou terbangun keesokan harinya dan yakin itu bukan mimpi. Lou bertekad untuk melepaskan diri dari itu boneka dan roh yang mendiaminya. Dia tak tahu, ada lagi satu pengalaman buruk yang akan menimpanya.
Setelah mempersiapkan untuk perjalanan besok hari, Lou dan Angie tengah membaca peta di rumahnya. Suasana tampak sepi. Tiba-tiba, suara gemerisik datang dari kamar Donna. Lou bertekad untuk mencari tahu siapa atau apa itu, mereka diam-diam berjalan ke pintu kamar tidur. Dia menunggu suara itu berhenti sebelum masuk dan menyalakan lampu. Ruangan itu kosong kecuali ada Annabelle yang berada di lantai di sudut kamar.
Lou menjelajahi ruangan, tapi tak melihat ada yang aneh. Tapi saat ia mendapati dirinya dekat dengan boneka tersebut, dia merasa seperti ada seseorang yang berada di belakangnya. Dengan cepat, ia berputar dan menyadari bahwa tidak ada orang lain di sana. Kemudian dalam sekejap, ia menemukan dirinya terluka di bagian dada dan berdarah.
Kemejanya tampak berlumuran darah, dan saat membuka kemejanya ada tujuh tanda cakaran yang berbeda di dadanya, tiga berbentuk vertikal dan empat berbentuk horizontal, semuanya panas seperti luka bakar. Goresan ini sembuh dengan segera, setengah hilang pada hari berikutnya, dan sepenuhnya hilang di hari kedua.
Setelah kejadian ini, Donna percaya bahwa di dalam boneka itu ada yang tidak beres. Lalu mereka menghubungi gereja, dan bertemulah mereka dengan Ed dan Lorraine Warren.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizNtutfhL0NsfmISlmGwKIxTU60Cyi8L3AXy1Z1yRhSeowL9QZt0vFj8eV7KHJpBCRveMI5G13HNddCq1U5wuvtG4vlkwECD-eIwRaWMnDfHjGBMIW2J9LyHNuVH5cHZJCP99svOqtJVpR/s1600/Ed-dan-Lorraine-Warren-conj.jpg
Ed dan Lorraine Warren
Hasil Investigasi
Keluarga Warren, setelah berbicara dengan Donna, Angie, dan Lou sampai pada kesimpulan bahwa boneka itu sendiri sebenarnya tidak dirasuki, tetapi dimanipulasi oleh kehadiran roh. Roh tidak merasuki benda mati seperti rumah atau mainan, tapi mereka merasuki manusia. Roh halus dapat menempelkan dirinya sendiri ke suatu tempat atau objek, dan inilah yang terjadi pada Annabelle. Roh halus ini memanipulasi boneka dan menciptakan ilusi bahwa boneka itu hidup untuk mendapatkan pengakuan. Sesungguhnya, roh halus itu tidak ingin tinggal melekat pada boneka, ia ingin merasuki manusia.
Roh halus, pertama-tama mulai menggerakan benda-benda di sekitar apartemen dengan cara teleportasi untuk membangkitkan rasa ingin tahu penghuni dengan harapan bahwa mereka akan memberikan respon. Lalu, seperti yang telah kita duga, penghuni melakukan kesalahan dengan membawa media, Annabelle, ke apartemen untuk berkomunikasi dengannya.
Maka dari itu, roh tersebut sekarang dapat berkomunikasi melalui media boneka, membuat para gadis ini ketakutan, bahkan diberi izin oleh Donna untuk menghantui rumahnya. Setelah itu, kejadian-kejadian aneh pun terjadi, melalui gerakan aneh dari boneka itu, menulis teks-teks atau tulisan-tulisan, darah, dan akhirnya bahkan menyerang Lou dengan meninggalkan tanda luka.
Tahap selanjutnya dari fenomena ini, adalah merasuki para penghuni rumah. Seandainya kejadian-kejadian ini berlangsung 2 atau 3 minggu lagi, roh halus akan sepenuhnya merasuki mereka, dan satu per satu penghuni rumah akan dibuatnya terbunuh.
Pada akhir investigasi, suami istri meminta Pastor Cooke untuk memberkati rumah tersebut. Atas permintaan Donna, dan sebagai tindakan pencegahan lebih lanjut terhadap fenomena yang pernah terjadi di rumah lagi, Warrens mengambil boneka kain besar bersama dengan mereka ketika mereka pergi.
Kisah Nyata Belum Berakhir
Pastor Cooke meskipun tidak nyaman dengan perannya sebagai pengusir setan, setuju untuk melakukan ritual exorcism, pengusiran setan. Mereka sepakat untuk membawa boneka Annabelle ke rumahnya, Ed menempatkan boneka itu di jok mobil bagian belakang, dan menyepakati bahwa roh halus sudah tidak mengikuti boneka itu.
Kecurigaan muncul. Pada setiap tikungan jalan, entah bagaimana mobil yang ditumpangi Ed berbelok secara mendadak dan tak bisa dikendalikan serta rem tiba-tiba blong. Berulang kali mobil yang ditumpangi Ed tabrakan. Serta merta, Ed meraih tas hitamnya dan mengeluarkan sebotol kecil air suci dan disiramkan kepada boneka tersebut. Gangguan berhenti dengan segera, dan mereka tiba di rumah.
Setelah Warrens tiba di rumah, Ed mendudukan boneka annabelle itu di kursi di samping mejanya. Boneka tersebut melayang beberapa kali, sebelum kemudian jatuh. Selama minggu-minggu berikutnya, boneka itu mulai muncul di berbagai ruangan rumah secara tiba-tiba. Ketika keluarga Warren sedang pergi dan meninggalkan boneka itu dikurung di ruang kerja, mereka sering akan kembali menemukannya duduk nyaman di lantai atas di kursi santai Ed.
Boneka tersebut juga menunjukkan kebencian terhadap pendeta yang datang ke rumah.
Salah satu contoh, seorang pendeta bernama Jason Bradford datang ke rumah. Setelah melihat boneka tersebut duduk di kursi, ia mengambilnya dan berkata, "Kamu hanya sebuah boneka, Annabelle, kamu tidak bisa menyakiti siapa pun", dan melemparkan boneka itu ke kursinya kembali.
Ed memperingatinya dengan berkata, "Lebih baik Anda jangan berkata seperti itu".
Satu jam kemudian sebelum beranjak pulang, Lorraine berkata pada pendeta tersebut untuk harap berhati-hati dalam mengemudi dan meneleponnya ketika ia tiba di rumah. Beberapa jam kemudian, pendeta tersebut mengatakan bahwa rem mobilnya blong setelah memasuki perempatan jalan yang ramai, yang menyebabkan tabrakan panjang yang menghancurkan mobilnya.
Keluarga Warrens memiliki ruang khusus yang dibangun untuk Annabelle di dalam Museum Occult miliknya, tempat di mana dia tinggal sampai sekarang. Sejak kasus yang terakhir yang menimpa pendeta tadi, Annabelle tidak lagi menyebabkan hal buruk terjadi. Tapi dia dianggap bertanggung jawab atas kematian seorang pemuda yang datang ke museum dengan sepeda motor bersama pacarnya. Pemuda tersebut, setelah mendengar cerita Ed tentang boneka tersebut, menantangnya dan mulai menggedor kotak kaca tempat Annabelle berada. Dia bersikeras bahwa jika boneka itu dapat membuat seseorang terluka, maka dia ingin juga merasakannya. Ed berkata kepada orang muda, "Sebaiknya kamu keluar saja dari sini".
Dalam perjalanan pulang, pemuda dan pacarnya tertawa dan mengolok-olok boneka Annabelle ketika kemudian ia kehilangan kendali atas motornya dan menabrak pohon. Kepalanya terbentur, dan pemuda itu tewas seketika tapi pacarnya selamat dan dirawat di rumah sakit selama lebih dari setahun. Ketika ditanya apa yang terjadi, wanita muda tersebut menjelaskan bahwa mereka tertawa tentang boneka itu ketika mereka kehilangan kendali atas sepeda motor.
Kemungkinan kisah nyata boneka annabelle ini akan sedikit berbeda dari filmnya, karena alur cerita dari boneka annabelle ini masih dirahasiakan. Lihat saja trailer filmnya di youtube yang hanya menampilkan sepenggal kecil Film Boneka Annabelle ini.

5 Second of Summer Biography

5 seconds of summer atau 5SOS adalah band asal Australia yang pernah menjadi band pembuka 1D tour (Take me Home) .. genre band ini adalah pop rock

gue tau 5SOS pas pertengahan 2013 gitu gatau deh darimana lupa :'v pokonya pas gue tau 5SOS gue itu suka sama Calum Hood ! xx hes cute and adorable bingitss XD Terus gue ngefollow mereka gitu tapi sampe sekarang mereka belum ngelempar follback ke gue gapapa ko :'3

Okayy ! to the point aja XD
5 Seconds of Summer punya 4 personil yang masih muda dan unyu maksimal !

the first one is ...
CALUM HOOD !





@Calum5SOS mukanya calum itu asian gasih ? kalo menurut gue sih iya . tapi sebenernya dia gapunya darah asian sama sekali-.- dia blasteran skotlandia sama kiwi guysss :D ,di 5SOS dia itu vocal dan bass/gitar. 

Full name : Calum Thomas Hood 
date of birth : 25 January 1996 
Zodiac : Aquarius 
Fav food : Pizza 
  • Lagu Busted favoritnya Calum itu Britney
  • Buah favorit Calum itu Apel
  • Pas 2012, celebrity crushnya Calum adalah Kierra Folsom dan Jessica Alba.
  • Calum ga suka garis-garis yang ada di Zebra Cross (?) apusin sanah-_- 
  • Calum mengklaim bahwa dia adalah pecinta anjing
  • Warna favorit Calum itu biruuuu. samaaa '-')/ *Toss 
  • calum suka pizza
  • nama ex nya Calum itu Maddie Harris 
  • hubungan cal sama Maddie hanya sekitar 2-3 bulan 
  • Fav Cartoon nya Cal itu monster inc 
  • topping pizza fav nya calum itu ham sama nanas
  • calum lebih suka pancake daripada wafel 
  • pas dibandara melbourne, calum pernah berusaha ngedorong trolly bagasi nya sendiri dan semuanya serakhir ditanah ...
  • Calum cuma suka Keju Cheedar
  • Calum suka teh. samaaa '-')/ *Toss 
  • Ciuman pertamanya Calum itu waktu umur 13. bukan sama gue :''
  • The boys (5SOS) bilang Calum itu yang badannya paling bagus. wew ._.
  • Calum bilang cewe paling muda yang bakal dia kencani itu umurnya 14. itu gue ._. 
  • Dia mau jadi gay untuk Kellin Quinn. 
  • Calum suka cewek berambut coklat (rambut gue hitam-,-)
  • Calum pergi ke Brasil tahun lalu karna dia diambil untuk mewakili Australia dalam sepak bola. Dia menyerah untuk mengejar karir musiknya
  • Kalo Calum jadi cewe, dia bakal kencan sama michael, ashton akan tinggal sendiri, dan michael akan lesbian karna dia mencintai banyak gadis 
  • Calum gasuka garam
  • Dulu Calum sekolah di Norwest Christian College
  • Mamanya calum berasal dari Auckland 
yang keduaaaa ..
 LUKE HEMMINGS !!






@Luke5SOS Luke itu cakep banget ya ahahah dia juga punya dimple dipipinya XD di 5SOS dia leader vocal + gitar. tapi di 5SOS nyanyi semua :'v . Luke suka bangett sama Penguin ! dia bilang kalo dia itu penguin Ahhaha. 

Full Name : Luke Robert Hemmings 
Date of birth :16 Juli 1996 
Zodiac : cancer 
Fav animal : Penguin

  • favorit tv show nya Luke itu How i met your mother 
  • Luke suka sama band metal namanya nirvara. Liat deh kaosnya Luke ! :D
  • Luke punya 2 saudara laki laki namanya Ben Hemmings dan Jack Hemmings
  • Hewan fav nya Luke itu Penguin
  • Nomor favoritnya Luke itu 7 
  • Luke suka banget makan
  • Luke australian murni gaada campuran negara lain
  • Nama mamanya Luke adalah Liz Hemmings dan papanya adalah Andrew Hemmings 
  • Mamanya Luke itu guru Math. mom, im so bad in math c: #Modus haha
  • Film favoritnya Luke itu Anchorman 
  • Luke pernah menangin Pizza Hut ice cream competition dan dia makan 17 cups .___.
  • Luke bilang dia bakal ngedate sama cewe yang 2 tahun lebih muda darinya
  • Nama anjingnya luke adalah molly
  • Luke adalah member yang paling gugup kalo mau perform 
  • Topping pizza favoritnya luke itu Pepperoni 
  • Ice cream favoritnya luke itu cookies and cream 
  • Luke pinter main Skateboard 
  • Iphone luke pernah ilang di melbourne pas abis tour. dan the boys ngejahilin luke tentang hape nokia lamanya lol 
  • Luke bilang dia dan calum bakalan mati duluan kalo zombie dateng
  • Luke punya bromance sama calum namanya cake
  • Luke bilang dia selalu laper --'
  • Luke suka sepak bola
  • Luke bilang coklat dari fans itu lebih baik daripada segala hal yang ia beli sendiri
  • Luke mendukung Cronulla Sharks di NRL 
  • Ashton bilang, Luke adalah pemberi pelukan terbaik di 5SOS 

Yang ketigaaa ...
Ashton Irwin !! 







@Ashton5SOS ashton itu unyu banget ganteng maksimal ! XD punya dimple dipipinya bikin makin suka ahahah. dia ini fav gue<3 Ashton ini yang paling tua di 5SOS dan dia deket sama Harry Styles alias mantan gue :'v akakak. Ash itu American-Aussie loh

Name : Ashton Fletcher Irwin
Date of Birth : Hornsby, 7 Juli 1994
Zodiac : Cancer


  • Ash mau ngedate sama fans. sama gue sama gue! :v
  • Fav singernya ash itu James Morrison 
  • "What type of girls do you like ?" Ashton - "Girls that are uniqe and beautiful in their own way" 
  • Ashton bilang dia gabisa hidup tanpa Michael, Calum sama Luke
  • Ash itu drummernya 5SOS 
  • Ash takut sama kegelapan. waah sama XD
  • warna favoritnya ashton itu warna merah 
  • ashton pertama kali dapet drumset itu pas usia 8 tahun
  • sebenernya ashton itu pake kacamata 
  • kata ashton dia bakalan bawa calum kalo misalnya dia terdampar dipulau terpencil lol
  • ice cream fav nya ashton itu rasa choco chips
  • nama anjingnya ashton itu indie 
  • ashton suka nanas
  • Ashton punya ade laki laki namanya Harry dan ade perempuan namanya Lauren 
  • ashton bilang dia pinter ice skating 
  • Ashton adalah pendengar yang baik. gue mau curhat c:
  • Ashton suka musim panas dan musim dingin
  • angka keberuntungannya Ashton itu angka 18 
  • merek fav sepatunya ash itu vans 
  • Ashton adalah kristen yang taat 
  • Ashton bilang dia adalah member yang paling memalukan 5sos
  • Ashton banyak mendengkur lol
  • Ashton suka kura kura pita 
  • Ash pernah kerja di KFC 
  • Ashton benci sama bebek . Why ..
Dan Yang terakhir adalah .. Michael Clifford ! :D


@Michael5SOS dia unyu banget loh guyss! aaaa fav gue kedua setelah Ashton c: Mikey sering banget ngewarnain rambutnya, tapi rambut aslinya mikey itu blonde. Menurut gue mukanya michael itu kaya badboy tapi dia unyu ! dan gue bimbang ._. di 5SOS Michael itu vocal+gitar 

Name : Michael Gordon Clifford 
Date of Birth : 20 November 1995
zodiac : Scorpio 


  • Michael dulu sekolah di Norwest Christian College, bareng Luke dan Calum 
  • Selebriti crushnya michael itu Camila Cabello
  • Calum bilang bahwa michael adalah sassiest
  • Michael paling obsesif sama cewe cewe lol 
  • Michael bilang, kalo zombie dateng dia adalah laki laki pertama yang akan bertahan hidup
  • rasa permen karet favoritnya michael itu rasa semangka atau raspberry
  • Michael suka jalan jalan dipantai. ayo sama gue '-')/
  • Coklat fav nya Michael itu cadbury. aah sama *-*/\
  • salah satu nama mantannya michael adalah Geordie Gray 
  • Michael gabisa hidup tanpa computer. aah sama :3
  • michael benci nama tengahnya dan ga pengen orang lain tau kalo itu Gordon 
  • Michael dapat hadiah Iphone 5 pas dia ulang tahun
  • Michael bilang dia adalah gamer terbesar. Gue suka cowo gamer omg 
  • Michael tau semua istilah fangirl lol
  • Pada salah satu acara mereka dengan Hot Chelle Rae, seseorang melemparkan kondom pada Michael. -_-
  • Michael benci sama tanda tangannya. tapi gue pengen tanda tangannya c:
  • Michael suka cewe ga peduli apa warna rambutnya
  • michael gapunya saudara
  • Kalo Michael nembak satu member di 5sos, makan yang lain, sama nyium yang lain, dia bakal nembak Calum, makan Luke, and nyium Ashton.
  • Michael pernah ngetweet katanya makanan fav dia itu cheeseburger
  • Michael bilang Anda bisa menemukan segala sesuatu tentang dirinya di sejarah / pencarian Google nya
  • Michael adalah Inggris, Skotlandia, Irlandia, Jerman dan Australia.
  • Calum dan Michael belum pernah ke konser sebelum mereka sendiri.
  • Dia mengatakan tidak ada yang memasak di band, tapi Ashton bisa memasak.
  • "Michael Clifford tidak pergi ke gym ... Kadang"